Para pelaku
Alya (Asisten)
Mama (Mama Evi)
Bi Fitri (Pembantu)
Intan (Anak Tiri)
Lita (Produser Rekaman)
Tika (Anak Mama Evi)
KEDAMAIAN PASTI AKAN DATANG
Ruangan sebuah rumah yang mewah, tampak rapin dan bersih. Meja dan kursi tertata rapi ditengah ruangan.
Tinggalah empat orang dirumah mewah tersebut. Terdsapat seorang mama tiri dan anaknya., seorang anak tiri dan seorang pembantu.
- Ditengah ruangan Tika dan mamanya +tampak sedang latihan menyanyi.
Mama : Tika… kamu memang anak mama yang pintar, semakin hari suara kamu semakin bagus saja. Kamu bisa menjadi penyanyi terkenal. Jangan seperti Intan yang tidak bisa menyanyi.
Tika : Tentu saja mah…! Aku ingin menjadi penyanyi terkenal.
Mama : Oo… Ya ! dari tadi Mama tidak melihat Intan, kemana dia ?
Tika : Mungkin lagi di kamar Bi Fitri !
- Mama memanggil Intan.
Mama : Intaan !!! Cepat kemari !!!
- Kemudian Intan datang.
Intan : Ya… Mah ! ada apa ?
Mama : Kemana saja kamu ? Cepat buatkan kami jus jeruk.
Intan : Ya… Mah ! aku buatkan !
- Intan sedang membuatkan jus jeruk, kemudian datang Bi Fitri.
Bi Fitri : Non… Biar bibi saja yang buatkan, itukan sudah tugas bibi.
Intan : Jangan Bi… ! biar aku saja
Bi Fitri : Non… Jangan ! Biar Bibi saja. Non kan Majikan Bibi
Intan : Sudah ! Biar aku saja. Nanti Bibi bias dimarahi lagi sama mereka.
Bi Fitri : Kenapa ya Non ? Nyonya dan Non Tika sangat membenci Non Intan
Intan : Aku juga tidak tahu Bi ? Aku hanya bias berdo’a, semoga Mama dan Tika tidak membenci aku lagi.
Bi Fitri : Amiin. Bibi juga berharap begitu.
Intan : Ya sudah Bi ! Aku antar Jus ini dulu.
- Mama memanggil Intan
Mama : Intaan !! Lama benar, cuma buat jus saja juga
Intan : Ya Mah ! Ini jus nya
Tika : Sudah sana pergi
- Tiba-tiba terdengar suara ketuk pintu. Datanglah seorang produser rekaman (Lita) dan assistennya (Alya)
Lita : Assalamu’alaikum
Tika : Wa’alaikum salam
- Mama memanggil Intan untuk membuka pintu !
Mama : Intaan !!! Bukakan pintu, sepertinya ada tamu.
- Intan membukakan pintu
Intan : Maaf menunggu lama, silahkan masuk !
Lita : Tidak apa-apa. Terima kasih
Alya : Permisi !!!
Intan : Ya… Silahkan !
- Mama dan Tika menemui tamunya, dengan sedikit terkejut Tika memberitahu kalu yang datang adalah produser rekaman.
Tika : Mah… ini produser rekaman, tempat aku mengirimkan demo lagu aku.
Mama : Yang benar Tik…? Oya silahkan duduk !
Lita : Benar bu…..!
- Tika memanggil Intan untuk membuat minum
Tika : Intaan !! cepat buatkan minum untuk kami.
- Kemudian Intan datang mengantarkan minum untuk mereka dan kembali kedapur.
Intan : Maaf permisi ! silahkan diminum !
Alya : Terima kasih !!!
Lita : Begini, kedatangan kami kesini untuk mengabarkan kalau Tika bisa menjadi penyanyi terkenal.
Alya : Betul bu, kami sudah melihat demo lagu dari Tika, ternyata anak ibu sangat berbakat, suaranya bagus dan penampilannyapun menarik.
Tika : Mah… aku akan menjadi penyanyi terkenal (sambil memeluk mamanya dengan air muka yang berbinar)
Mama : Benarkah itu ?
Lita : Benar !!! tapi sebelumnya tanda tangan kontrak dulu.
Alya : Kalau setuju, besok Tika bisa langsung rekaman, kami tunggu distudio kami jam 10 pagi.
Lita : Al…. Mana suratnya ?
Alya : Ini Mbak Lita.
Lita : Nah ini surat kontraknya, Tika. Silahkan dibaca dulu.
Tika : (Tika membacanya dan meminta persetujuan Mamanya dan Mamanya pun menyetujuinya) Ya sudah aku setuju (Tika menandatanganinya).
Lita : Terima Kasih atas kerjasamanya
Mama : Terima kasih juga, sudah memberi kesempatan kepada Tika
Alya : (memasukan surat kontrak ke dalam tas) Ayo Mbak Lita, kita masih banyak urusan hari ini, Oo… ya Tika …! Besok jangan lupa, kami tunggu !
Tika : Ya… Mbak !
Lita : Kami permisi dulu
Mama : Ya… silahkan
Lita : Assalamu’alaikum
Tika : Wa’alaikum salam
- Pagi-pagi Tika sudah siap-siap mau berangkat ke studio rekaman.
Tika : Mah… aku berangkat dulu !
Mama : Ya sudah hati-hati ya cantik !
- Tiba-tiba Tika mengalami kecelakaan dan terbaring di rumah sakit dan membutuhkan donor darah. Ternyata golongan darah Intan sama dengan Tika, Intan pun menyumbangkan darahnya.
Mama : Intan ! Mama minta maaf kalau selama ini Mama dan Tika sudah jahat sama kamu.
Intan : Mah…. Aku sudah memaafkan Mama dan Tika sejak dulu, karena aku menganggap Mama dan Tika sebagai Mamam dan Kakak kandung sendiri.
Mama : Terima kasih sayang ! Bi…Bi Fitri, aku dan Tika juga minta maaf sama Bibi karena selama ini sering memarahi Bi Fitri. Aku takut terjadi sesuatu pada diri Tika.
Bi Fitri : Bibi sudah memaafkan Nyonya dan Non Tika sebelumnya sekarang Nyonya berdo’a saja supaya Non Tika selamat.
- Tika pun mulai sadar dari masa kritisnya.
Tika : Mah… aku ada dimana ?
Mama : (Sambil menangis) Akhirnya kamu sadar juga, kamu ada di Rumahy Sakit. Berkat Intan kamu bias tertolong, Intan rela menyumbangkan darahnya untuk kamu ssyang.
- Akhirnya Tika pun meminta maaf kepada Intan
Tika : Intan !! maafkan aku karena selama ini aku selalu berbuat jahat sama kamu.
Inatan : Ya Tika ! Aku sudah memaafkan kamu (dan memeluk TIka)
Tika : Terima kasih adikku sayang.
Bi Fitri : Akhirnya Non Intan tidak dibenci mereka lagi. Dan Non Intan mau memaafkan mereka tanpa sedikitpun ada rasa dendam. Hati Non Intan bagaikan Intan permata yang sangat berharga.
- Kemudian datang Lita dan Alya
Lita : Bagaimana Tika keadaanmu ?
Tika : Alhamdulilah !
Alya : Kami bawakan buah untuk kamu (menaruhnya ke meja)
Mama : Oo… ya, kenalkan ini Intan adiknya Tika
Lita : (Sambil bertjabat tangan) Saya Lita dan ini asisten saya.
Alya : (Sambil berjabat tangan) Saya Alya. Tapi maaf sebelumnya bukankah ini pembantunya Bu Evi ?
Mama : Bukan Ini anak saya, adiknya Tika !
Bi Fitri : Maaf semuanya. Pasti yang dimaksud Mbak Alya itu saya !
Alya : Oo… maafkan saya, ternyata saya salah.
Intan : Tidak apa-apa mbak, senang berkenalan dengan anda
Bi Fitri : (Mememluk Intan) Non…. Bibi gahagia dan senang sekali nakhirnya tercipta kedamaian dikeluarga ini.
Intan : Ya… Bi ! Kita akan hidup dengan penuh damai, terima kasih ya tuhan telah mengabulkan do’aku.
- Akhirnya Tika pun sembuh dan boleh pulang dari Rumah Sakit
Mama : Sayang….. ! Besok kamu sudah boleh pulang
Tika : Benar mah…? Aku juga tidak mau lama-lama disini
- Keesokan harinya.
Mama : Ayo sayang ! kita pulang. Mama sudah merapikan pakaian kamu
Tika : Aiya mah ! O… ya memang Intan kemana ? tidak jemput aku pulnag
Mama : Intan dirumah ! Mama kok yang bilang sama INtan, tunggu dirumah saja.
- Mama dan Tika sampai dirumah.
Intan : (langsung memeluk Tika) Kak Tika… !! aku senang Kakak sudah pulang dari Rumah Sakit.
Tika : Kakak juga senang ! Gimana kabar kamu ?
Intan : Baik, kak Tika !
- Bi Fitri datang.
Bi Fitri : Non Tika ! Bagaimana keadaan Non…?/
Tika : Baik Bi… ! seperti yang Bibi lihat.
Intan : Bagaimana kalau besok, kita adakan pesta untuk merayakan kesembuhan kakak, setuju tidak ?
Mama : Ya sudah ! Mama setuju ! Yak an Tika.
Tika : Kalu Tika terserah Mama.
- Keesokan harinya pestapun dimulai.
Mama : Bagaimana Tika, kamu senang dengan pesta ini ?
Tika : Ya, Mah !
- Datanglah Lita dan Alya.
Lita : Tika… ! Terima ksih, kamu sudah mengundang kami
Alya : Oo…. Ya. Maaf Tika, kalau toiulet disebelah mana ?
Tika : Dari sini lurus ada disebelah kiri.
Mama : Silahkan nikmati pestanya.
Intan : Kak Tika, bagaimana kalau Kak Tika nyanyi buat kita semua
Lita : Ya Tika.
Tika : Oke…. ! Buat semuanya, aku persembahkan sebuah lagu.
Pestapun selesai dan Mereka pun hidup damai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar