tentang mataku yang selalu saja gerimis
sebab kini kulihat di sana, dalam hatimu,
ada gemawan yang menggantung mesra
kau bahagia, sayang, dan aku pun begitu senang merasakannya
hingga aku lupa bahwa aku seharusnya cemburu, ya, cemburu
tak mengapa,
kusadari cinta yang kucipta tak akan mampu menjangkaumu
sebab aku hanya hujan,
sedang sebuah payung telah nyata kau genggam
kau berteduh di jantungnya,
dan membiarkan darahku mengalir di hatimu
By
Tidak ada komentar:
Posting Komentar